Manfaat musik tidak sebatas untuk bayi baru lahir. Di
hari-hari berikutnya, musik dapat dijadikan sebagai bagian hidup si kecil.
Perdengarkanlah musik, sedikitnya tiga kali sehari. Di waktu pagi saat bangun
tidur, pengantar tidur siang setelah lelah bermain, hingga sebagai senandung
pengantar tidur.
Mendengarkan musik tidak hanya untuk kesehatan fisiknya,
tapi juga kesehatan mental dan perkembangan otak atau kognitifnya. Berbasis
penelitian, sejumlah ahli menyebutkan bukti-bukti manfaat mendengar musik untuk anak:
1. Meningkatkan kemampuan motorik
Bayi (bahkan janin) yang mendengarkan
musik, perkembangan detak jantung dan fisiknya menjadi lebih baik. Irama musik
terbukti mampu menstimulus bayi untuk senang bergerak. Respons ini tentunya
membantu perkembangan fisik bayi, dalam hal kekuatan, koordinasi dan kontrol
motoriknya.
2. Meningkatkan kemampuan berkomunikasi
Musik bisa membantu perkembangan otak
bayi dalam menerima informasi. Kemampuan ini kelak memengaruhi keterampilannya
dalam berkomunikasi. Permainan yang melibatkan
musik akan cepat meningkatkan keterampilan berbahasa anak sekaligus cepat
menambah kosakatanya. Kelak ia akan tumbuh menjadi anak yang mampu
mengorganisasikan ide serta cepat memecahkan masalah.
3. Memiliki pencernaan lebih baik
Bayi yang terekspos musik akan memiliki pencernaan lebih
baik karena rasa rileks yang diterimanya. Dampaknya, efisiensi metabolismenya
meningkat dan akhirnya pertambahan berat badannya lebih baik.
4. Meningkatkan kemampuan matematika
Menurut hasil penelitian psikolog Fran Rauscher dan Gordon
Shaw dari University of California-Irvine, Amerika Serikat, ada kaitan erat
antara kemahiran bermusik dengan penguasaan level matematika yang tinggi. Juga
keterampilan di bidang sains, ketika kelak anak sudah bersekolah. Musik juga
mampu meningkatkan inteligensi spasialnya (kecerdasan ruang) sebanyak 46 persen
dibanding anak-anak yang tidak terekspos musik.
SEMOGA BERMANFAAT!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar